• +62852-9938-0971

LPPOM MUI Berikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Nakes

LPPOM MUI Berikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Nakes

LPPOM MUI mengirimkan paket berisi masker dan hand sanitizer kepada 14 pihak.

BOGOR (voa-islam.com)--Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) melakukan aksi nyata untuk membantu para tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Corona Virus Disease (COVID-19). Hal ini merupakan bentuk dukungan LPPOM MUI kepada para tenaga medis yang terus berjuang sebagai pejuang terdepan dalam melawan wabah virus Covid-19.

“Mewakili manajemen LPPOM MUI, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih kami kepada para tenaga kesehatan yang saat ini sedang berjuang. Pemberian ini adalah salah satu bentuk dukungan kami untuk perjuangan mereka,” ujar Delmar Zakaria Firdaus, Corporate Communication & International Relations Asistant Manager sekaligus Tim Crisis Center Coronavirus LPPOM MUI.

LPPOM MUI mengirimkan paket berisi masker dan hand sanitizer kepada 14 pihak. Pertama, RSUD Bogor yang menerima 20 boks atau 1.000 lembar masker (surgical mask). Sementara 13 pihak lainnya adalah tenaga kesehatan yang berasal dari keluarga besar LPPOM MUI. Adapun paket yang diberikan berupa 5 boks atau 250 lembar masker dan 3 botol hand sanitizer.

Aksi ini mendapat respons positif dari para nakes. Pasalnya, saat ini Indonesia tengah dilanda kelangkaan hand sanitizer dan Alat Pelindung Diri (APD), salah satunya masker. Beberapa nakes membenarkan hal ini.

“Beberapa boks masker langsung didistribusikan ke ruangan. Sementara sisanya diserahkan ke gudang farmasi. Sampai saat ini, masih banyak laporan di sana sini yang mengatakan bahwa ketersediaan masker di lapangan sangat terbatas. Terima kasih banyak atas semua sumbangannya LPPOM MUI,” ujar Bidan nissa, perwakilan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bogor.

Selain pemberian masker dan hand sanitizer, LPPOM MUI juga tengah mengadakan penggalangan dana untuk mendukung pengadaan APD bagi tenaga medis serta bantuan untuk masyarakat dengan ekonomi terdampak wabah melalui operasi pangan gratis. *

Sebelumnya :
Selanjutnya :