Mogram ini menjadi langkah strategis bagi kami dalam meningkatkan kualitas pemahaman bahasa Arab santri
BANDA ACEH UMMATTV.COM — Pondok Pesantren Tahfiz Qur'an (PPTQ) Wahdah Islamiyah saat ini tengah melaksanakan program karantina bahasa Arab selama 20 hari dengan menghadirkan mahasiswa Praktik Pembelajaran Lapangan (PPL) dari Ma’had Aly Darul Lughah Al Arabiyah program I’dad Mu’allimin.
Kegiatan yang berlangsung sejak 3 Mei hingga 22 Mei 2026 ini difokuskan pada pembelajaran intensif menggunakan kitab Al Arabiyah Baina Yadaik (ABY). Para santri mengikuti pembelajaran secara terstruktur dengan durasi hingga 10 jam per hari, meliputi penyampaian materi, muraja’ah, hingga evaluasi berkala.
Mudir PPTQ Wahdah Islamiyah, Ustadz Harris Dinoer, S.H., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari ikhtiar pesantren dalam memperkuat kemampuan bahasa Arab santri.
Mogram ini menjadi langkah strategis bagi kami dalam meningkatkan kualitas pemahaman bahasa Arab santri, khususnya dalam menunjang hafalan dan pemahaman Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa PPL memberikan suasana baru dalam proses belajar mengajar.
“Metode yang dibawa mahasiswa cukup variatif dan intensif, sehingga suasana belajar menjadi lebih hidup dan mendorong santri untuk lebih aktif,” tambahnya.
Salah satu santri peserta karantina juga mengaku merasakan peningkatan yang signifikan selama mengikuti program ini.
“Awalnya cukup berat karena full bahasa Arab, tapi setelah beberapa hari mulai terbiasa dan lebih percaya diri untuk berbicara,” ungkapnya.
Pihak pesantren turut memberikan dukungan penuh dengan menyediakan fasilitas serta pengondisian lingkungan belajar yang kondusif selama masa karantina berlangsung.
Melalui kegiatan ini, PPTQ Wahdah Islamiyah berharap para santri dapat mengalami peningkatan signifikan dalam penguasaan bahasa Arab, sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing.