Gubernur Jateng Resmikan Masjid Al Wahdah di Karanganyar

Gubernur Jateng  Resmikan Masjid Al Wahdah di Karanganyar

Masjid yang dibangun dari wakaf keluarga Bapak Rianto Sih Widodo ini diharapkan menjadi ikon dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang ramah lingkungan.

 

KARANGANYAR UMMAT TV.COM - Gubernur Jawa Tengah  Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. yang diwakili oleh Koordinator Bidang Keagamaan di Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan meresmikan Eco Masjid Al Wahdah yang berlokasi di Karanganyar, Jawa Tengah, Ahad (18/1).

 Masjid yang dibangun dari wakaf keluarga Bapak Rianto Sih Widodo ini diharapkan menjadi ikon dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang ramah lingkungan.

Selain Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah, K.H. Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A., turut hadir pula jajaran tokoh nasional dan daerah, antara lain Wakil Ketua DPD RI Drs. H. Tamsil Linrung, M.Si., Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, S.E., dan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bapak Mukhamad Yusuf, S.Ag., M.M., selaku Koordinator Bidang Keagamaan di Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan.

Dalam sambutannya, Ustaz Zaitun menegaskan bahwa Masjid Al Wahdah Karanganyar akan menjadi masjid percontohan nasional, menyusul ratusan masjid lain yang telah dibangun Wahdah Islamiyah di seluruh Indonesia. “Masjid ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tapi pusat transformasi masyarakat. Dengan spirit ukhuwah, dakwah, pendidikan, sosial, bahkan pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.

Ustaz Zaitun juga mengapresiasi semangat ramah yang ditonjolkan.  "Bukan hanya ramah anak, lansia, dan difabel. Tapi juga ramah perempuan. Jarang ada masjid seperti ini," ujarnya.

Ketua DPD Wahdah Islamiyah Karanganyar, Ustaz Sumeri, memaparkan visi pengelolaan masjid yang mencakup aktivitas dakwah terintegrasi dengan kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat lokal. “Masjid ini menargetkan 80 persen jamaahnya adalah warga sekitar,” ungkapnya.

Sementara itu, Mukhamad Yusuf membacakan sambutan resmi Gubernur Jawa Tengah yang juga sekaligus meresmikan Eco Masjid Al Wahdah dan menambahkan harapan agar Masjid Al Wahdah menjadi pemersatu umat, sesuai dengan makna namanya. “Kita harap Al Wahdah benar-benar menjadi simbol persatuan yang menyejukkan bagi masyarakat Karanganyar,” ujarnya.

Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran masjid ini. “Saya salut kepada takmir masjid ini, karena tidak hanya memikirkan fisik bangunan, tapi juga masyarakat sekitar: pendidikan, pemenuhan kebutuhan pokok, dan ketahanan sosial. Ini sejalan dengan Astacita pemerintahan Presiden Prabowo,” ucapnya.

Dukungan juga datang dari Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, yang menyebut bahwa pemerintah kabupaten sangat terbantu dengan hadirnya masjid di jalur strategis wisata utama Jawa Tengah. “Ini bukan hanya tempat ibadah, tapi juga bisa menjadi daya tarik spiritual dan sosial,” jelasnya.

Ulama Karanganyar, Ustaz Syihabuddin Abdul Muiz, Al Hafizh, menyebut Masjid Al Wahdah sebagai harapan baru umat Islam di Karanganyar. “Kalau Yogyakarta punya Masjid Jogokariyan, maka kita di Karanganyar punya Masjid Al Wahdah,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Acara peresmian ditutup dengan doa bersama dan peninjauan fasilitas masjid yang dirancang ramah lingkungan. Dari arsitektur hingga pengelolaan air wudhu, Masjid Al Wahdah membawa konsep modern yang menyatu dengan semangat dakwah klasik.

Wahdah Islamiyah menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan masjid-masjid unggulan yang tak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat perubahan, kemandirian, dan penguatan umat secara holistik di seluruh Indonesia.[]

Sebelumnya :