Transfer Knowledge Melalui Sekolah Pemberdayaan Desa

Transfer Knowledge Melalui Sekolah Pemberdayaan Desa

Sekolah ini merupakan program terobosan kami untuk pengembangan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya desa daerah operasi kami. Harapannya agar menciptakan program-program yang mampu meningkatkan kapasitas pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing, serta meningkatkan kesejahteraan di daerah operasi kami.

Kami tidak bisa berjalan sendiri, maka kami bermitra dengan ahlinya, terutama IMZ Dompet Dhuafa yang sudah berpengalaman dan punya banyak program dalam membangun program pemberdayaan desa. Mohon kerjasamanya para mitra di desa, ini suatu proses yang tidak simple, tidak semudah membalikkan tangan.

"Sekolah pemberdayaan ini bagian dari usaha yang panjang. Semoga berjalan dengan baik, ada transfer knowledge dan transfer pengalaman kepada kelompok binaan maupun kepada tim comdev. Agar program-program pemberdayaan kita berdampak langsung pada kebutuhan warga. Mana yang menjadi prioritas kita asesmen, sehingga benar-benar berdampak. Ini akan menjadi sinergi diantara kepentingan warga, kepentingan stakeholder kepentingan desa - kecamatan - kabupaten, sehingga mampu mengakar dan dampaknya dirasakan langsung oleh warga", demikian Yudi Yanto, Section Head Comdev JOB Tomori menyampaikan dalam pembukaannya.

Kondisi covid saat ini mohon dijaga prokesnya. Tetap aktivitas produktif bekerja tapi menjaga prokes.

---

*SDM Local Hero dan Concern Keberlanjutan*

"Sekolah Pemberdayaan Desa ini merupakan sebuah upaya untuk menumbuhkan kemandirian masyarakat desa di masa datang. Kami berterima kasih telah diberikan ruang untuk dapat berkontribusi melalui IMZ Dompet Dhuafa ini. Semoga dapat dikembangkan dapat direplikasi dan dikomunikasikan agar bisa memberikan pembelajaran serta meminimalisir potensi-potensi kegagalan dari praktik-praktik pemberdayaan masyarakat ataupun stakeholder yang lain. Sehingga mampu memunculkan SDM local hero yang akan mampu memastikan program pemberdayaan desa yang diinisiasi nanti", ungkap Udhi Tri Kurniawan, GM Pengembangan Jaringan dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa memberikan pengantar.

Dompet Dhuafa concern terhadap pemberdayaan desa setidaknya pada dua hal, pertama impact yang kuat terhadap masyarakat. Kedua, keberlanjutan yang lebih panjang sehingga manfaat yang dirasakan oleh masyarakat lebih kuat dan optimal.

---

*Menempa Ilmu untuk Mewujudkan Keberdayaan Ekonomi Desa*

"Di tengah kondisi bangsa kita yang lagi prihatin dengan Covid. Sempat kita mundur pelaksanaannya tetapi bismillah kita buka program ini. Bagaimana membuat program pemberdayaan ekonomi yang bagus, yang hasilnya bisa dinikmati masyarakat, yang dapat disupport oleh program-program JOB Tomori. Ternyata ada ilmunya, bagaimana supaya program ini bisa berhasil. Kita sudah mendatangkan pakar-pakar pemberdayaan ekonomi yang sudah membantu di berbagai wilayah desa", pesan Fatchuri Rosidin Direktur IMZ Consulting.


Sebelumnya :
Selanjutnya :