+6281 1987 271
[email protected]
Beranda
Profil
Berita
Artikel
Video
ARM HA-IPB Gelar Pelatihan Fotografi Kebencanaan
UMMATTV,JAKARTA--Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) menyelenggarakan pelatihan singkat “Fotografi Kebencanaan†untuk para pegiatnya, Sabtu 8 Oktober 2022 di Gedung Alumni IPB, Baranangsiang, Kota Bogor. Pelatihan ini diikuti bukan saja oleh pengurus dan relawan ARM HA-IPB melainkan juga alumni IPB dan komunitas umum seperti pemuda pencinta alam dari SMA di Kota Bandung, Jawa Barat.
Pewarta foto senior Tatan Agus Rustandi tampil sebagai pemateri dalam pelatihan yang berlangsung lebih dari tiga jam tersebut. Alumnus Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran ini merupakan jurnalis foto yang pernah bekerja di Majalah Berita Tiras dan Gatra, serta meliput beragam peristiwa bencana dan konflik di Indonesia. Ia juga pernah bekerja untuk kantor berita internasional seperti AFP (Agence France Presse) Prancis untuk liputan konflik dan tsunami Aceh, serta AP (Associated Press) Amerika Serikat untuk liputan konflik Timor-Timur.
“Jurnalis foto dan relawan bencana punya kesamaan, yakni bekerja dengan hati. Dalam menangkap peristiwa bencana dan konflik, diperlukan sikap empati, menjalin komunikasi yang baik dengan subjek foto,†ujar Tatan. Di saat sama, mereka harus memastikan aspek keselamatan (safety) dan keamanan (security) diri dan perangkat kerja terjamin. “Fotografi kemanusiaan bertugas mengabarkan dan menyampaikan suara mereka yang tidak bisa bersuara (Âvoice of the voiceless), bukan untuk dikabarkan (pencitraan diri dan organisasi)," tegas Tatan. Peserta juga belajar mengenai cara menghasilkan foto yang baik sesuai kaidah fotografi dan etika kemanusiaan, khususnya di masa bencana dan konflik.
Menurut Ketua Umum ARM HA-IPB, Ahmad Husein, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengayaan (enrichment) kepada pengurus dan relawan ARM, dalam berbagai topik kemanusiaan, di luar pelatihan-pelatihan yang bersifat wajib (mandatory). “Dengan demikian, pengurus dan relawan terus menambah ilmu dan keterampilan mereka secara teratur, yang bermanfaat dalam tugas-tugas kemanusiaan di lapangan," jelasnya.
Rencananya, ARM HA-IPB akan melanjutkan kegiatan pelatihan ini rutin setiap bulan hingga Januari 2023. Beberapa topik yang telah disiapkan antara lain teknik asesmen dan pengumpulan informasi, pendidikan wawasan kebangsaan, serta penulisan efektif dalam peristiwa/krisis kemanusiaan.[]
Sebelumnya :
Kiat Menjadi Pemuda Tangguh di Tengah Pusaran Zaman
Selanjutnya :
(Khutbah Jumat) Kekuatan Doa Menghadapi Masalah
Kategori
Artikel
Berita
Program Acara
Event
Foto
Audio
Video
Muslimah
Ummat TV Peduli
Info
Postingan Terbaru
100 Telur yang Mengubah Satu Titik Menjadi Gerakan Kebaikan
Agu 11, 2026
Hafal Al-Qur’an Saja Tak Cukup, Ini Standar Imam yang Disiapkan Wahdah Islamiyah
Agu 11, 2026
Pra-Muktamar Wahdah Islamiyah Rumuskan Peta Jalan Keluarga hingga 2045
Agu 11, 2026
Muktamar V Wahdah Islamiyah
Agu 10, 2026
Dari Kesehatan Jasmani Hingga Ekonomi, Wahdah Islamiyah Dorong Kontribusi Nyata untuk Gorontalo
Agu 09, 2026
Di Tengah Perubahan Zaman : Mengapa Peran Ayah Semakin Menentukan?
Agu 09, 2026
MUI DKI Jakarta Ingatkan Bahaya Hoaks, Tekankan Tabayyun di Era AI
Agu 07, 2026
Pra Muktamar V Wahdah, Ustadz Zaitun :: Momentum Perkuat Konsolidasi dan Evaluasi Perjalanan Dakwah
Agu 07, 2026
ITB Terapkan Nilai Kearifan Lokal sebagai Landasan Penanganan Pascabencana di Tanjung Pura
Agu 07, 2026
Mengapa Muslim Family Expo 2026 Diprediksi Jadi Magnet Ribuan Pengunjung?
Agu 06, 2026