Direktur Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor Apresiasi Program Kampung Tolong Menolong di Tegal Parang

Direktur Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor Apresiasi Program Kampung Tolong Menolong di Tegal Parang

Apabila konsep ini dapat diterapkan secara luas di berbagai wilayah, saya optimistis akan lahir masyarakat yang lebih mandiri, saling peduli

JAKARTA UMMATTV.COM – Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Program Kampung Tolong Menolong (KTM) di RW 03, Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Sabtu (25/8/2026).

Dalam kunjungannya, ia menilai konsep yang diterapkan di Kampung Tolong Menolong menghadirkan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang bermartabat. 

Sisipkan gambar ...

Warga yang tergolong kurang mampu tetap didorong untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga subsidi, yakni sekitar setengah dari harga normal, sehingga tidak terbiasa bergantung pada bantuan cuma-cuma.

"Yang luar biasa dari program ini adalah masyarakat tidak diajarkan menjadi peminta-minta atau selalu berada di posisi menerima. Mereka tetap membeli kebutuhan dengan harga yang terjangkau sehingga martabatnya tetap terjaga," ujar Ketua Yayasan Al I'tisham Budi Agung Bogor ini.

Sisipkan gambar ...

Selain itu, setiap warga juga diajak membangun budaya berbagi melalui sedekah sebesar Rp1.000 setiap hari. Dana yang terkumpul dari sedekah dan hasil pengelolaan program kemudian dialokasikan sebagai dana sosial atau dana darurat yang dapat dimanfaatkan ketika ada warga yang membutuhkan, seperti biaya ambulans, bantuan kesehatan, maupun kebutuhan mendesak lainnya.

Menurutnya, model pemberdayaan seperti ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kemandirian ekonomi di lingkungan warga.

Ia berharap Program Kampung Tolong Menolong dapat direplikasi di berbagai RW, kelurahan, hingga daerah lain di Indonesia.

"Apabila konsep ini dapat diterapkan secara luas di berbagai wilayah, saya optimistis akan lahir masyarakat yang lebih mandiri, saling peduli, dan bersama-sama mampu mengurangi angka kemiskinan di Indonesia," tuturnya.

Sisipkan gambar ...

Program Kampung Tolong Menolong di RW 03 Tegal Parang menjadi salah satu contoh praktik pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan nilai gotong royong, menjaga harga diri penerima manfaat, sekaligus membangun solidaritas sosial melalui partisipasi seluruh warga. 

Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai daerah dalam membangun ekosistem kepedulian yang berkelanjutan.

Sebelumnya :