Masjid Ibn Khaldun UIKA Bogor Gelar I’tikaf Ramadhan, Peserta Capai Sekitar 600 Orang

Masjid Ibn Khaldun UIKA Bogor Gelar I’tikaf Ramadhan, Peserta Capai  Sekitar 600 Orang

“Harapannya masjid ini bisa menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja yang ingin memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan,

Rep.anwar aras


BOGOR UMMATTV.COM  — Masjid Raya  Ibn Khaldun Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor berlokasi di Jalan Soleh Iskandar Tanah Sareal Bogor, kembali menggelar kegiatan i’tikaf Ramadhan

Masjid kebanggaan keluarga besar UIKA Bogor ini diikuti  jamaah sekitar 600 orang. Jamaah tersebut dari  kalangan  dosen staf dan mahasiswa serta jamaah dari lembaga pendidikan dan masyarakat umum.

Ketua Panitia I’tikaf Masjid Ibn Khaldun, Supriatna, menjelaskan bahwa kegiatan i’tikaf sebenarnya secara umum dimulai pada 10 hari terakhir Ramadhan. Namun panitia membuka pendaftaran lebih awal untuk mengakomodasi jamaah yang ingin memulai lebih dulu.

Sisipkan gambar ...

“Secara umum i’tikaf dimulai tanggal 10 Ramadhan, tetapi kami sudah membuka sejak tanggal 9 agar jamaah yang ingin memulai lebih awal dapat terfasilitasi,” ujar Supriatna saat diwawancarai, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, peserta i’tikaf datang dari berbagai lembaga. Salah satu rombongan terbesar berasal dari Kutab Al-Fatih, dengan jumlah peserta hampir 300 orang yang terdiri dari orang tua, siswa, serta para ustaz dan ustazah. Selain itu, terdapat pula peserta dari Sekolah Putri Dear Nisa sekitar 100 orang, serta santri dari Bintang Qur’an sekitar 30 orang yang mayoritas merupakan peserta perempuan.

Sisipkan gambar ...

Para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan ibadah di masjid, mulai dari salat tarawih berjamaah, zikir, sahur bersama, hingga kajian Subuh. Kajian utama yang disampaikan adalah tafsir Al-Qur’an menggunakan Kitab Jalalain, yang saat ini membahas Surah Al-Ankabut oleh Prof KH Didin Hafidhuddin.

“Setelah tarawih biasanya jamaah melakukan ibadah mandiri sampai sekitar pukul 02.30 dini hari. Setelah itu dilanjutkan qiyamul lail, zikir, sahur bersama, dan kemudian salat Subuh serta kajian tafsir,” jelas Supriatna.

Selain kegiatan utama masjid, panitia juga memberikan keleluasaan bagi lembaga atau kelompok yang memiliki program sendiri, seperti kajian duha atau kajian keislaman menjelang berbuka.

Dari sisi fasilitas, Masjid Ibn Khaldun menyediakan sarana yang cukup lengkap bagi jamaah yang ingin beritikaf. Panitia menyiapkan 11 ruangan khusus akhwat yang saat ini sudah terisi penuh di Lantai 2.  Serta tiga ruangan khusus ikhwan dengan kapasitas masing-masing lebih dari 60 orang di lantai 1.

“Untuk menjaga kenyamanan jamaah, tempat istirahat kami pisahkan antara laki-laki dan perempuan. Jadi tidak hanya di ruang utama masjid, tetapi ada ruangan khusus yang lebih privat,” kata Supriatna.

Fasilitas lain yang disediakan antara lain ruangan ber-AC, akses Wi-Fi, serta toilet yang memadai. Setiap kamar bahkan dilengkapi dua toilet, sementara di area lain juga tersedia beberapa toilet tambahan untuk mengakomodasi kebutuhan jamaah.

Selain program i’tikaf untuk orang dewasa, panitia juga menyiapkan kegiatan khusus bagi anak-anak melalui program “Sanlat Anak Sholeh” yang berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh peserta tingkat SD hingga SMP.

Sisipkan gambar ...

“Harapannya masjid ini bisa menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja yang ingin memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan, baik untuk keluarga, santri, maupun masyarakat umum,” pungkas Supriatna.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi atau menitipkan dukungan untuk kegiatan i’tikaf, panitia juga membuka kesempatan melalui sekretariat masjid maupun layanan kontak panitia  0821-2569-7122

Sebelumnya :