Sinergi antara kuliner khas Depok dan kerajinan berprestasi asal Jawa Barat ini menjadi bukti nyata bagaimana helatan keagamaan tingkat nasional mampu menggerakkan roda ekonomi
JAKARTA UMMATTV.COM — Arena Muktamar V Wahdah Islamiyah yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga panggung kebangkitan ekonomi rakyat. Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah memadati area pameran, menyulap helatan nasional ini menjadi etalase keberagaman karya nusantara.
Di area pameran, booth milik Muslimah Wahdah Kota Depok menyedot perhatian pengunjung lewat perpaduan produk fashion dan kuliner sampai buku bacaan berbagai genre. Selain deretan baju Muslimah motif bunga, mereka memboyong hidangan khas Sulawesi Selatan seperti sanggara balanda, pallu butung, hingga es kelapa muda segar.
Akram, perwakilan UMKM Muslimah Wahdah Kota Depok, menyebut momentum ini sangat vital dalam menjaga produktivitas usaha berbasis komunitas. "Kegiatan ini sangat mendukung UMKM agar bisa terus produktif. Kami sangat berterima kasih kepada para muktamarin dan muktamarah yang antusias mendukung usaha kami," ujarnya, Jumat (21/8/2026).
Sinergi ekonomi lintas daerah makin terasa dengan hadirnya Tatang, pelaku UMKM asal Kota Bandung, Jawa Barat. Ia menjajakan aneka buah tangan khas—mulai dari gantungan kunci, kaos, hingga tas lipat rajut. Uniknya, produk rajutan tersebut merupakan karya ibu-ibu perajin di Garut dengan durasi pengerjaan satu hingga dua hari per unit.
Bukan sekadar souvenir, produk kerajinan yang dibanderol Rp20.000 hingga Rp70.000 ini memiliki rekam jejak mentereng. "Pusat kerajinannya di Garut, memberdayakan ibu-ibu lokal. Produk rajutan ini bahkan pernah meraih Juara 3 di ajang Islamic Solidarity Games Palembang," ungkap Tatang bangga.
Sinergi antara kuliner khas Depok dan kerajinan berprestasi asal Jawa Barat ini menjadi bukti nyata bagaimana helatan keagamaan tingkat nasional mampu menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara inklusif dan berkelanjutan.