• +62852-9938-0971

Petugas Amil Zakat Bukan Sekadar Aspek Organisatoris dan Administratif,

Petugas Amil Zakat Bukan Sekadar Aspek Organisatoris dan Administratif,

Sekarang ini masyarakat banyak yang membayar zakat tidak perlu menunggu haul. Hampir tiap hari, bahkan di malam hari, banyk yang membayar zakat setelah tutup toko

Ust Muhammad Jazir, ASP., (Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan)

Edukasi Jamaah Potensial Muzakki, Jangan Langsung Mengenalkan Zakat tetapi Dahulukan Edukasi tentang Harta. Tahun 1999 di Masjid kami hanya ada 19 muzakki, zakat maal yang terhimpun dalam 1 tahun 8jt. Alhamdulillah mulai tahun 2003 setelah pendataan, banyak warga masyarakat jamaah yang memiliki kemampuan zakat maupun berinfak. Kami kumpulkan yang potensial ini dalam satu majelis pengajian. Pemahaman zakat maal selama ini pengajian umum, sehingga lebih banyak mustahik yang mendenger ketimbang muzaki yang potensi. 

Kita adakan kajian dengan tema tentang harta. Apa itu harta, hakekat harta, untuk apa Allah memberi harta. Tanggungjawab kita terhadap amnah harta itu. Dari kajian ini, kita mulai sampaikan bahwa Masjid akan membentuk Baitulmaal Masjid Jogokariyan, yang akan mengelola dengan baik zakat maal. Dan membuka kantor selama 365 hari per tahun 24 jam tiap hari, untuk mereka yang mau menitipkan zakat sodaqoh dll.

Sekitar 659 muzaki, tahun 2020 zakat maal mencapai Rp 2,3M meningkat dari tahun sebelumnya Rp 1,7M. Mudah-mudahan tahun 2021 ini meningkat kembali. Dahulu infak jumat Rp 200rb, sekarang Rp 18jt tiap jumat. infak subuh Rp 120jt, infak parkir kami mencapai Rp 50anjt dalam 1 bulan. pemahaman tentang harta menjadi sangat penting di masyarakat kita. Jangan terburu nafsu mengenalkan zakat, tetapi kita kurang mengenalkan 

tentang harta. Jadi semacam juru pungut saja. Edukasi jangan langsung disampaikan tentang zakat. Tetapi tentang harta, baru kewajiban terkait harta. Dari sini akan muncul kesadaran. 

Baitul Maal mentasharufkan dengan sangat cepat dan tepat sehingga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tiap 15 hari kita kirim sembako ke rumah mereka. Sebanyak 438 jumlah warga yang miskin. Beras minyak goreng sembako dan uang lauk pauk. Jika ada anak sekolah, kita berikan bantuan pendidikan. Baru untuk bantuan usaha kalo mereka mau berusaha.

Kekeliruan banyak lembaga, banyak memberikan bantuan usaha tanpa mencukupi kebutuhan pokoknya. Sehingga banyak modalnya dimakan habis, usahanya tidak berjalan. Pokok dicukupi terlebih dahulu, baru kemudian bantuan modal usaha. 

Akumulasi ZISWAF mencapai Rp 12M. Qurban di masa pandemi juga meningkat tinggi di tempat kami. 

Layanan Zakat Nonstop 24 jam x 365 hari

Sekarang ini masyarakat banyak yang membayar zakat tidak perlu menunggu haul. Hampir tiap hari, bahkan di malam hari, banyk yang membayar zakat setelah tutup toko. Disisihkan 2,5% lalu setor ke Majid. Banyak LAZ yang tutup di malam hari, sekitar jam 9 toko tutup, jam 11 - 12 malam mereka menyuruh karyawan untuk menyetor zakat ke masjid. Ini menyangkut layanan. Karena kalo bayar zakat 1x dalam setahun, itu godaaannya besar karena jumlah besar.

Yang kedua, kualitas layanan. Banyak LAZ yang melengkapi amilnya dengan seragam dan kantor yang bagus untuk terlihat profesional, tetapi melupakan satu hal yang Allah sampaikan dalam ayat Al Quran "Khuz min amwaalihim sadaqtan tutahhiruhum wa tuzakkiihim bihaa wa salli 'alaihim inna salaataka sakanul lahum; wallaahu Samii'un 'Aliim" Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

Kadang-kadang petugas-petugas tampil bukan sebagai pendoa yang baik, tapi lebih kurang sebagai seperti petugas pajak degan seragamnya yang bagus, tapi tidak menampilkan kesan pendoa yang baik bagi pembayar zakat. Padahal zakat merupakan pendekatan ibadah, bukan pendekatan administratif dan organisatoris, itu 

kekeliruan yang banyak dilakukan. Tidak ada ustad yang mendoakan mereka dengan khusyuk dan baik, sehingga tidak mantab. Ini salah satu yang dirasakan oleh pembayar zakat, di Masjid Jogokaryan sajalah, di sana didoakan ustadnya. Terkesan dengan pelayanan doa yang dilakukan oleh petugas zakat. Kadang mereka minta 

didoakan. Lebih dipentingkan layanan ibadah, dibandingkan organisatoris administratif. Untuk menenangkan ibadah di dalam hati. Disitu perlu hadirnya ustad untuk mendoakan.  

Membangun Kecerdasan Hidup dengan Formula 40 40 10 10

Ketika mustahik sudah memulai usahanya, kami mengajarkan perhitungan: 

- 40% kebutuhan pokok, 

- 40% kebutuhan sekunder biaya sekolah, alat transportasi, pakaian layak, sepatu, 

- 10% diinvestasikan sekecil apapun dalam bentuk emas 

- 10% disedekahkan sejak awal sejak mereka berusaha

Makin lama, mustahik meningkatkan simpanan emasnya dan sodakohnya. Ketika sudah besar ada namanya sedekah brutal, bisa mencapai 50%. 

Bantuan modal usaha terutama anak-anak muda startup bisnis, bantuan modal usaha qardh hasan (kemacetan paling tinggi 17%), perbaikan rumah (tiap tahun yang kurang layak, 2020 membangunkan ruko dibiayai Baitul Maal). Terdapat Biro pengembangan ekonomi masjid. Melatih, tentang manajemen keuangan dan usaha, dkk. 

Edukasi tentang hidup. Kalo dapat keuntungan mau untuk apa. 40 40 10 10. Barokah dari yang dilakukan. Sedekah brutal itu sebenarnya jihad harta. Sesekali kita 2/3, di dalamnya terdapat berjihad dengan harta. 

Membangun Loyalitas Muzakki

15 hari sekali, tempatnya rumah jamaah, kita adakan kajian yang berpotensi jadi muzakki. Yang sudah didata, hidupnya sudah kecukupan. Kita undang jamaah yang cukup terpandang. 

Buruh2 yang gajinya dibawah UMR itu kita golongkan menjadi asnaf riqab atau budak. Sehingga selisihnya kita salurkan zakat.

Masjid Jogokariyan Terkenal dengan Penyaluran hingga Rp 0, Bagaimana Implementasinya?

Semangat kita menghabiskan dengan penuh manfaat. Aliran uang masuk lebih cepat daripada aliran uang keluar. Pengeluaran harus pertimbangan syariat, besarannya sesuai atau tidak. Orang bayar infak sedekah tidak direncanakan. Dalam praktek sangat sulit dilakukan. Membelanjakan lebih sulit.

Masjid Membangun Pabrik

Bersama kita hendak membangun Masjid Corporate, wakaf pabrik lebih besar pahalanya daripada wakaf masjid. Tagline kami Dari Masjid Menyiapkan Pemimpin-pemimpin Bangsa, kami juga ada Kajian Politik Islam yang cukup banyak diminati.

Bagaimana model buka puasa bersama Masjid Jogokaryan di masa PPKM tahun ini?

Sebelum pandemi, buka puasa bersama kami menyiapkan 3500 porsi ifthor. Pada tahun 2020 lalu diganti dengan box, sejumlah 1000 box di masjid, lainnya dibawa pulang. Tahun ini kita perbanyak box untuk di masjid. 

Menghadapi pandemi kami fokus memberikan asupan gizi lebih banyak, membagi-bagi vitamin tambahan. Menyediakan oxymeter, mesin penjernih virus untuk digilir ke tiap rumah-rumah warga. Nilainya Rp 2.900.000, plus ecalyptus nya untuk membersihkan virus. 

Kalo dana pinjaman Rp 950T untuk penanganan Covid-19, bisa dibagi per rumah Rp 5jt tiap bulan untuk penguatan gizi jauh lebih efektif. Mental yang jatuh ini yang berbahaya, imunitas ada pada kegembiraan dan ketenangan hati. 

Dalam pengelolaan Masjid ada fix cost yang harus kita atur tiap bulannya. Bagaimana di Masjid Jogokaryan pengelolaan operasionalnya?

Kami ada 15 karyawan yang digaji di atas UMR+, sekuriti - penerima tamu - sekretariat. Dalam rotasi 3 shift tiap hari, mulai subuh, ashar, dan jam 11 malam. 

Masjid Jogokaryan buka 24 jam x 7 hari pelayanan kepada umat. Listrik dengan kapasitas 35.000 Watt, sebulan sekitar 20-50jt naik terutama di bulan Ramadhan. Kami memiliki BUMM Badan Usaha Milik Masjid yakni Penginapan/Hotel Masjid dengan 14 Kamar, 3 Kamar Sosial. Bagi para Musafir 3 hari gratis plus makan. Kemudian kami punya Homestay untuk tamu-tamu dan wisatawan yang mau ke Yogya. Keuntungan usaha untuk gaji karyawan dan bayar listrik. Saat ini juga memiliki dampingan 18 Masjid dari Skala Kampung hingga Besar. Kita arahkan punya badan usaha. 

Sejak 2009 kami sudah mandiri dari hasil usaha masjid, yang dibangun dengan wakaf hotel. Jadi gaji tidak dari infak tetapi dari usaha. Sebelum ada usaha, apakah pernah Masjid Jogokaryan mengalami kekurangan dana untuk 

operasional gaji dan listrik. Di awal-awal, bendahara ada 3: bendahara kotak  jumat, bendahara non kotak jumat, dan bendahara 3 yaitu saya. Kalo bendahara 1 dan 2 habis, minta ke bendahara 3. Sejauh ini aman. Dana nya dari Allah, kita hanya perantara saja. 


Catatan Online Learning Program IMZ Day 2 Manajemen Zakat Maal dan Fitrah Bagi Pengurus Masjid dan Yayasan                       Kamis, 25 Maret 2021

Sebelumnya :
Selanjutnya :