• +6281 1987 271

Ustaz Zaitun Rasmin: Konsep Ketahanan Keluarga adalah Menjaga Harmonisasi dan Membangun Komunikasi

Ustaz Zaitun Rasmin: Konsep Ketahanan Keluarga adalah Menjaga Harmonisasi dan Membangun Komunikasi

UMMATTV, MAKASSAR--Dalam kegiatan Webinar Talkshow Keluarga Islami bertajuk “Kita-Kiat Membangun Harmonisasi dalam Rumah Tangga” Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah KH Muhammad Zaitun Rasmin mengatakan jika seharusnya keluarga bisa menjadi ma’wah, madrasah, dan markaz dakwah.

Menurut Ustaz Zaitun, sapaan akrabnya, persoalan ketahanan keluarga harus terus diangkat berulang-ulang. Apalagi peran penting keluarga telah diakui semua kalangan. Ia menambahkan, tak cukup harmonisasi saja, yang penting dalam keluarga pun adalah komunikasi.

Diakui, kebanyakan keluarga menjadi renggang akibat komunikasi yang jarang. KH Zaitun Rasmin mengatakan, sesibuk apapun seorang suami haruslah menyempatkan waktunya untuk berkomunikasi dengan istrinya.

“Kebanyakan yang tak punya waktu adalah suami. Cobalah biasakan sediakan waktu berdua. Kalau perlu ada dengan sentuhan. Pegang tangannya, bicara dari hati ke hati,” ungkapnya, Ahad malam (9/1/2022).

Selain komunikasi, ia berpesan agar pasangan suami istri harus bisa menjaga sisi emosionalnya. Menurut Ustaz Zaitun, membangun keluarga memerlukan upaya yang integral dan lebih luas cakupannya. Keluarga harus menjadi ma’wa, atau menjadi tempat yang nyaman bagi anggotanya.

“Jaga emosi insyaallah jika komunikasi dan emosi sudah terjaga, keluarga akan menjadi aman,” tukasnya.

Selain itu, KH Zaitun menyebut, ada dua modal utama dalam keluarga yakni ilmu dan keterampilan. Mengilmui rumah tangga dan punya banyak keterampilan mengolah rumah tangga.

Dia tengah COVID-19 yang diperkirakan masih bakal berlangsung lama, ia menyarankan agar keluarga menjadi markaz.

Di pengujung sambutannya, ia sangat berharap Webinar Nasional kali ini dapat menjadi sumber ilmu dalam ketahanan keluarga.

Webinar Nasional yang dihelat secara daring ini menghadirkan dua pemateri utama, Prof. Hamid Habbe salah seorang guru besar ilmu ekonomi Universitas Hasanuddin dan Ustaz Salim A. Fillah, guru, dai, dan penulis nasional.*


Sebelumnya :
Selanjutnya :