JAKARTA UMMATTV .COM — Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar, Ustaz Ahmad Hanafi, menekankan empat nilai penting yang perlu terus dijaga oleh para alumni STIBA dalam menjalankan peran di tengah umat.
Pesan tersebut disampaikan Ustaz Ahmad Hanafi di hadapan para alumni STIBA Makassar yang hadir sebagai peserta Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Ahad (23/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Ahmad Hanafi menyampaikan bahwa pertemuan dengan para alumni menjadi momentum yang sangat berharga. Menurutnya, agenda Muktamar bukan sekadar kegiatan organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan bertemu dengan para alumni yang tersebar di berbagai daerah.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan ini menjadi salah satu hal yang kita niatkan untuk bertemu dengan para alumni. Ini menjadi kesempatan yang luar biasa,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, keterbatasan waktu sering kali membuat dirinya tidak dapat mengunjungi para alumni di berbagai wilayah. Karena itu, momentum Muktamar V menjadi kesempatan istimewa untuk dapat berkumpul dan bersilaturahmi dengan alumni dari berbagai daerah.
Ustaz Ahmad Hanafi kemudian mengingatkan empat nilai utama yang menjadi bekal penting bagi alumni STIBA dalam menjalankan kiprah dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.
Pertama, kapasitas ilmu syar’i. Alumni STIBA diharapkan memiliki landasan keilmuan Islam yang kuat sehingga mampu menjalankan peran dakwah berdasarkan pemahaman yang benar.
Kedua, kemampuan bahasa Arab. Kemampuan tersebut menjadi salah satu bekal penting bagi alumni dalam mengakses sumber-sumber keislaman dan memperluas kapasitas keilmuan mereka.
Ketiga, pembinaan karakter sebagai murabbi dan mutarabbi. Menurut Ustaz Ahmad Hanafi, alumni tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan, tetapi juga harus terus membangun karakter melalui proses pembinaan dan keterlibatan dalam berbagai kegiatan. “Termasuk di dalamnya adalah dakwah dan menjadi imam,” katanya.
Keempat, kontribusi untuk umat. Ilmu dan kemampuan yang dimiliki alumni diharapkan tidak berhenti pada pengembangan diri, tetapi diwujudkan dalam bentuk pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan, keempat nilai tersebut merupakan bagian penting yang harus terus dijaga oleh para alumni dalam perjalanan dakwah mereka. “Nilai-nilai ini harus tetap kita jaga,” tegasnya.
Pertemuan alumni STIBA tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Muktamar V Wahdah Islamiyah yang berlangsung di Jakarta. Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, momentum tersebut juga mempertemukan para alumni STIBA dari berbagai daerah dalam suasana silaturahmi dan penguatan kembali komitmen terhadap dakwah dan kontribusi bagi umat.