Dari Workshop Kehumasan, Ketua DPD Bulukumba Serukan Reformasi Sistem Humas Wahdah

Dari Workshop Kehumasan, Ketua DPD Bulukumba Serukan Reformasi Sistem Humas Wahdah

Jusman menekankan bahwa keberadaan humas seharusnya tidak bersifat teknis semata, tetapi menjadi bagian integral dari sistem manajemen organisasi.

MAKASSAR UMMATTV.COM — Ketua DPD Wahdah Bulukumba, Jusman, menegaskan pentingnya penguatan peran kehumasan sebagai kebijakan strategis organisasi dalam Workshop Kehumasan yang digelar di Hotel UIN Alauddin, Sabtu–Ahad (31 Januari–1 Februari 2026).

Dalam testimoninya, Jusman menyampaikan bahwa pihaknya telah mengikuti pelatihan serupa sebanyak lima kali dan merasakan manfaat besar, khususnya dalam peningkatan kualitas publikasi kegiatan. Namun, ia menilai hasil-hasil pelatihan yang telah melahirkan berbagai rekomendasi penting belum sepenuhnya ditindaklanjuti dalam forum kebijakan tingkat atas.

“Setiap pelatihan selalu melahirkan rekomendasi strategis, termasuk yang kita dapatkan hari ini. Tetapi kami belum melihat pembahasannya masuk dalam rapat-rapat pengambilan keputusan di level tinggi. Padahal, ini menyangkut posisi strategis humas dalam struktur organisasi,” ujarnya.

Jusman menekankan bahwa keberadaan humas seharusnya tidak bersifat teknis semata, tetapi menjadi bagian integral dari sistem manajemen organisasi. Ia berharap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dapat menetapkan kebijakan struktural yang mewajibkan setiap DPW dan DPD memiliki unit humas yang kuat dan terintegrasi dengan sistem komunikasi organisasi.

“Kalau dari pusat sudah ditetapkan, maka semua level di bawah tinggal mengikuti. Inilah yang kami butuhkan, bagaimana humas benar-benar terintegrasi dalam sistem kerja organisasi,” tambahnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pemateri workshop, Ustadz Anwar dan Ustadz Ahyar, yang dinilai mampu mendorong kesadaran pentingnya kehumasan sebagai jantung komunikasi lembaga. Jusman berharap hasil workshop ini dapat dibawa ke forum-forum strategis, seperti MPH DPP atau rapat nasional, agar melahirkan kebijakan nyata.

Workshop Kehumasan ini menjadi momentum penting bagi penguatan fungsi humas Wahdah Islamiyah sebagai instrumen dakwah, penguatan citra lembaga, serta pembangunan kepercayaan publik melalui komunikasi yang profesional, terstruktur, dan berkelanjutan.

Sebelumnya :