• +62852-9938-0971

MUHASABAH: TIDAK TAAT, TAKUT MATI

MUHASABAH: TIDAK TAAT, TAKUT MATI

UMMATTV.ID JAKARTA - Saudaraku, makin merebaknya virus Corona ke negeri kita menimbulkan pandangan dan perspektif yang berbeda pada setiap individu.

Ada yang cuek hingga meremehkannya, ada yang waspada hingga melakukan upaya preventif melalui berbagai tindakan pencegahan, bahkan ada yang sangat panik takut mati hingga mengabaikan ketaatan kepada Allah Azza wa Jalla dengan melarang menunaikan shalat berjamaah di Masjid.

Saudaraku,

Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona kita semestinya memperbanyak doa dan memohon ampunan-Nya. Karena tidak ada sesuatu kejadian apapun di dunia ini yang di luar kehendak-Nya...

Tetap melaksanakan prosesi ibadah seperti biasa dengan menunaikan shalat berjama'ah di masjid sebagai manifestasi ketaatan kita kepada Allah Azza wa Jalla dengan menyediakan hand sanitizer di pintu keluar masuk masjid.

Jama'ah dihimbau agar membawa alas shalat (sajadah atau surban) sendiri. Sangat bagus jika karpet masjid tidak dipakai dulu. Ini hanya sementara. Setelah kondisi membaik bisa kita gelar lagi...

Saudaraku,

Al Imam al Muwaffaq Muhammad as Safarayniy rahimahullah berkata:

“فاغتنم رحمك الله حياتك النَّفيسة، واحتفظ بأوقاتك العزيزة، واعلم أن مدَّة حياتِك محدودةٌ، وأنفاسك معدودةٌ، فكلُّ نفسٍ ينقص به جزء منك

Manfaatkanlah, semoga Allah Azza wa Jalla merahmatimu, hidupmu yang berharga, jagalah sebaik-baiknya waktumu yang mahal, dan ketahuilah bahwa masa hidupmu terbatas, nafas-nafasmu bisa dihitung, jadi setiap nafasmu akan mengurangi bagian dirimu.

والعمر كله قصير، والباقي منه هو اليسير، وكل جزءٍ منه جوهرةٌ نفيسةٌ لا عدل لها، ولا خُلف منها، فإنَّ بهذه الحياة اليسيرة خلودُ الأبد في النَّعيم، أو العذاب الأليم

Umur semuanya pendek, yang tersisa darinya sedikit, dan setiap bagian darinya merupakan permata yang sangat berharga yang tidak ada bandingannya dan tidak tergantikan, karena dengan hidup yang pendek ini akan diraih kekekalan abadi dalam kenikmatan atau adzab yang pedih.

وإذا عادلتَ هذه الحياة بخلود الأبد علمتَ أنَّ كلَّ نَفَسٍ يعدلُ أكثر من ألف ألف ألف عام في نعيم لا خطر له، أو خلاف ذلك، وما كان هكذا فلا قيمة له

Dan jika engkau membandingkan kehidupan ini dengan kekekalan abadi, engkau akan mengetahui bahwa setiap nafas sebanding dengan beribu-ribu tahun dalam kenikmatan yang tidak pernah terbayangkan, atau sebaliknya (dalam adzab) dan apa yang keadaannya seperti ini maka tidak ada harganya.

فلا تُضَيِّع جواهرَ عُمركَ النَّفيسة بغير عملٍ، ولا تذهبهَا بغير عوضٍ، واجتهد أن لا يخلو نَفسٌ من أنفاسك إلاَّ في عَمَلِ طاعةٍ أو قربةٍ تتقرب بها

Maka jangan engkau sia-siakan permata umurmu yang sangat berharga tanpa amal, jangan habiskan tanpa pengganti, dan bersungguh-sungguhlah jangan sampai satu nafas dari nafas-nafasmu kosong kecuali dalam ketaatan atau apa saja yang dengannya engkau mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla,

فإنَّك لو كانت معك جوهرةٌ من جواهر الدُّنيا لَسَاءَكَ ذهابها فكيف تُفَرِّطُ في ساعاتك وأوقاتك، وكيف لا تحزن على عُمرك الذَّاهب بغير عوض

Karena sungguh seandainya engkau memiliki sebuah permata dari permata-permata dunia, pasti kehilangannya akan membuatmu sangat bersedih, maka bagaimana engkau menyia-nyiakan saat-saat dan waktu-waktumu, dan bagaimana engkau tidak bersedih terhadap umurmu yang berlalu tanpa pengganti.

(Ghadzaul Albab Syarh Manzhumatul Adab, II/351)

Saudaraku,

Rasulullah telah mengingatkan kepada kita,

أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُوْلُ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ

Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw bersabda : Barang siapa dikehendaki oleh Allah kebaikan maka akan diberi musibah. 

(H. R. Bukhari no. 5645)

Semoga musibah merebaknya virus Corona ini ke negeri kita merupakan salah satu kebaikan yang dikehendaki Allah Azza wa Jalla dan memberikan hikmah di dalamnya,

قال رسول الله صلي الله عليه وسلم : ما يصيب المسلم من نصب  لا وصب ولا هم ولا خزن ولا اذي ولا غم حتي الشوكة يشاكها الا كفر الله بها من خطاياه.

Rasulullah saw.  bersabda : Tidak ada yang menimpa seorang muslim berupa keletihan,  sakit, kegalauan, sedih, menyakitkan, stres, hingga duri yang menusuk tubuhnya,  melainkan dengan semua (musibah) tersebut Allah hapuskan semua dosa dosanya. 

(HR.  Bukhari)

Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita tetap istiqamah dengan segenap kemampuan kita senantiasa taat menjalankan segala perintah-Nya untuk meraih ridha-Nya...

Aamiin Ya Rabb.

Wallahua'lam bishawab

Sumber foto: google

Sebelumnya :
Selanjutnya :