Program Bumi Ta’aruf yang dipresentasikan di Raker Yayasan Al I’tisham Bogor hadir sebagai solusi pernikahan serius berbasis masjid dan pembinaan syariah.
BOGOR UMMAT TV.COM — Yayasan Al I’tisham Bogor secara resmi meluncurkan program baru bertajuk Bumi Ta’aruf sebagai bagian dari penguatan peran masjid dalam menjawab persoalan umat, khususnya di bidang pernikahan dan ketahanan keluarga. Program ini diperkenalkan dalam Rapat Kerja (Raker) Yayasan Al I’tisham yang diselenggarakan di Aula Yayasan RS Islam Bogor, Sabtu (10/1/2026).
Ketua Yayasan Al I’tisham Bogor, Ustadz Hendri Tanjung, menyampaikan bahwa peluncuran Bumi Ta’aruf merupakan komitmen yayasan untuk terus menghadirkan program-program solutif dan relevan dengan tantangan umat saat ini.
“Memasuki tahun 2026, Yayasan Al I’tisham meluncurkan satu program lagi, yaitu Bumi Ta’aruf. Ini adalah ikhtiar masjid untuk membantu umat membangun pernikahan yang kuat, terarah, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam,” ujar Ustadz Hendri yang juga Direktur Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor.
Sementara itu, Faishal selaku Penanggung Jawab Program Bumi Ta’aruf menjelaskan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap meningkatnya angka perceraian, usia pernikahan yang semakin singkat, serta fenomena banyaknya laki-laki dan perempuan berusia matang yang belum menikah.
“Bumi Ta’aruf dibuat untuk menjawab keresahan umat terkait persoalan pernikahan. Masjid harus hadir sebagai tempat mencari solusi. Program ini dirancang agar peserta benar-benar siap menikah, baik dari sisi iman, mental, maupun tanggung jawab keluarga,” ujar Faishal.
Program Bumi Ta’aruf dirancang sebagai pembinaan intensif selama enam bulan dengan total 12 kali pertemuan. Peserta akan mendapatkan materi dari pemateri kompeten yang mencakup kesiapan menikah, pengelolaan keuangan keluarga, kesehatan jasmani dan mental, serta konseling syariah bersama konselor profesional.
Faishal menambahkan, proses ta’aruf dalam program ini dilaksanakan secara tertib dan menjaga adab syar’i. Selama masa pembinaan, peserta laki-laki dan perempuan tidak dipertemukan secara langsung.
“Setelah pembinaan selesai, peserta menyusun CV diri secara jujur yang kemudian dipertukarkan melalui mediator. Tidak ada komunikasi langsung antar peserta. Jika sudah ada kecocokan, proses dilanjutkan ke tahap nazhar dengan melibatkan keluarga masing-masing,” pungkasnya.
Pendaftaran program Bumi Ta’aruf akan dibuka dalam waktu dekat secara daring dan bisa disaksikan melalui akun Instagram resmi Bumi Ta’aruf. Program ini terbuka untuk umum, dengan prioritas peserta di sekitar Masjid Al I’tisham Budi Agung dan wilayah Kota Bogor secara umum. Target awal pelaksanaan adalah minimal 10 peserta laki-laki dan 10 peserta perempuan.
Melalui peluncuran program Bumi Ta’aruf, Yayasan Al I’tisham Bogor berharap masjid dapat semakin berperan aktif dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi problematika rumah tangga di tengah masyarakat.