Ust. Hasbin Abdurrahim, mengajak kaum muslimin untuk tidak takut memulai belajar membaca Al-Qur’an, meskipun masih banyak kesalahan
MAKASSAR UMMAT TV.COM — Penanggung Jawab Rumah Qur’an Makassar, Ust. Hasbin Abdurrahim, mengajak kaum muslimin untuk tidak takut memulai belajar membaca Al-Qur’an, meskipun masih banyak kesalahan. Menurutnya, yang justru perlu dikhawatirkan adalah ketika seseorang enggan belajar sama sekali.
“Dalam belajar Al-Qur’an itu tidak perlu takut salah. Kita tidak ditanya kenapa salah membaca Al-Qur’an, tetapi justru akan ditanya kenapa tidak mau belajar,” tegasnya.
Kesalahan Bukan Masalah Selama Mau Belajar
Ust. Hasbin menjelaskan bahwa kesalahan dalam membaca Al-Qur’an adalah hal yang wajar bagi para pembelajar. Bahkan, para ulama menegaskan bahwa membaca tanpa tajwid menjadi masalah jika seseorang tidak mau belajar memperbaikinya.
Ia mengutip pendapat Imam Al-Ghazali yang menyebutkan bahwa membaca Al-Qur’an tanpa tajwid dapat disebut “berdosa”, bukan dalam makna dosa syar’i, tetapi dalam arti kehilangan kesempatan memperbaiki bacaan karena enggan belajar. Namun, selama seseorang terus berusaha belajar, maka kesalahan yang terjadi tidak menjadi masalah.
“Selama dia belajar, walaupun masih salah, itu tidak apa-apa. Yang bermasalah adalah ketika tidak mau belajar sama sekali,” jelasnya.
Dua Pahala Bagi yang Terbata-bata
Lebih lanjut, Ust. Hasbin mengingatkan hadis Nabi Muhammad ﷺ tentang keutamaan membaca Al-Qur’an. Orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat, sementara mereka yang membaca dengan terbata-bata tetap mendapatkan dua pahala: pahala atas bacaan dan pahala atas kesungguhan usahanya.
“Ini menunjukkan bahwa Allah tidak menilai hasil semata, tetapi juga proses dan kesungguhan dalam belajar,” ujarnya.
Setiap Huruf Bernilai Sepuluh Kebaikan
Ust. Hasbin juga menekankan besarnya keutamaan membaca Al-Qur’an. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setiap satu huruf dari Al-Qur’an bernilai satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.
“Bukan ‘alif lam mim’ itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, mim satu huruf. Artinya, sudah tiga huruf berarti 30 pahala,” tuturnya.
Ia menambahkan, membaca basmalah saja yang terdiri dari 19 huruf sudah mendatangkan ratusan kebaikan. Begitu pula membaca surah Al-Fatihah dan ayat-ayat lainnya, semuanya mengandung pahala yang sangat besar, baik dipahami maknanya maupun tidak.
Momentum Meraih Pahala Besar
Menurut Ust. Hasbin, kehidupan di dunia sejatinya adalah ladang untuk mengumpulkan kebaikan. Dan membaca Al-Qur’an adalah salah satu amal termudah dengan pahala yang sangat besar.
“Tidak perlu modal, tidak perlu tenaga berat. Cukup membaca, satu huruf sepuluh kebaikan. Apalagi menjelang Ramadan, pahala dilipatgandakan lagi. Sangat rugi kalau kesempatan ini disia-siakan,” katanya.
Ajak Mulai dari Sekarang
Menutup penyampaiannya, Ust. Hasbin mengajak siapa pun yang belum bisa membaca Al-Qur’an agar segera memulai belajar tanpa rasa takut.
“Yang belum bisa mengaji, mulai saja dari sekarang. Potensi pahala yang besar sudah ada di depan mata. Jangan menunda kebaikan,” pungkasnya
Sekilas Tentang Rumah Qur'an Makassar (RQM).
RQM yang berpusat di Masjid Wihdatul Ummah Jalan Abdullah Dg Sirua , salahsatu kegiatannya setiap malam Jumat antara magrib isya ada kelompok belajar membaca Alquran khusus dewasa dan lansia. Dibimbing langsung ustad Hasbin Abdurrahim selaku penanggungjawab. Peserta terbuka untuk umum dan siap menjadi pembelajar dan tidak takut salah bila ditegur atau diingatkan tentang kesalahan bacaan ataupun ucapan hurufnya Bagi yang berminat bergabung akan dibuka kelompok berikut , Hubungi kontak
0813-4141-4709